Sakit kepala? Smile!

Senin, 03 Oktober 2011


“Suster, ibu dan bapak, hari ini kita mulai ya belajar program yang namanya SAKTI. Ayo ikuti tahap-tahapnya bersama saya,” ajak seorang instruktur bernama Sisilia dengan senyum mengembang. Ia mengajak semua peserta pelatihan komputer yang sudah datang di P3U St. Maria-Jakarta, mulai 26 - 30 September 2011. Yang menjadi pesertanya adalah para suster yang bertugas di bagian keuangan dan staf TU dari semua yayasan dan rumah biara Ursulin, khusus daerah DKI-Jabar.
(Suasana pelatihan)
   Sesuai dengan namanya, program SAKTI keluaran PT Realta Chakradarma ini akan bekerja secara ampuh, cepat dan akurat dalam pembuatan laporan keuangan. Suster dan staf-nya hanya memasukkan data-datanya, klik sana-sini, simpan dan seketika itu juga keluarlah laporannya. Wusss….seperti angin!
Cuma ya gitu deh…pas belajar komputer, wajah suster-suster tampak serius berpikir tapi gak pede. Dahi mereka berkerut-kerut mencoba memahami programnya. Semakin serius semakin ruwet bikin pusing…he..he…Apalagi selama lima hari pelatihan dimulai jam 8 pagi dan selesai jam 15-an. Tidak bisa dipungkiri, badan menjadi loyo dan pikiran mulai macet atau hang seperti komputer. Jadi di sela-sela sakit kepala dan kepenatan, sangatlah penting ambil kesempatan untuk foto bersama. Smile!!
(Sr. Imelda (kiri) yang serius tapi tidak lupa untuk senyum, dan Sisilia bersama Sr. Leoni tidak lupa bergaya)
Badan dan pikiran pun segar kembali. Setelah itu cepat-cepat kembali menekuni pelajarannya. Semua bekerja keras supaya kelak bisa menggunakan program dengan baik. Nah, untuk semakin mantap perlulah ujian kecil-kecilan. “Hah ujian? Tapi boleh bertanya kan?” Sr. Leoni mencoba menawar pada Sisilia, instrukturnya. Yah, tentu saja bukan seperti ujian betulan tapi tetap membuat pesertanya harus bisa menjawab soal-soal. Kalau tidak bisa ya tinggal tanya saja pada Sisilia.
Selesai pelatihan di P3U, suster dan stafnya kembali ke yayasan dan rumah biara masing-masing. Wah, bagaimana kalau masih salah-salah pakai program SAKTI? Jangan kuatir, Sisilia dan tim-nya tidak melepaskan pendampingannya. Jika ada kesulitan mereka tetap membantu dengan cara jarak jauh. Yang penting keep smiling!

0 komentar:

Posting Komentar